Follow us on:

Jika Anda Menyukai Artikel Blog ini, Masukan Alamat Email Anda Pada Kolom di Bawah, Maka Anda Akan Mendapatkan Kiriman Email Setiap Kali Ada Posting Baru. Terima Kasih Atas Partisifasinya:

Delivered by FeedBurner

Pages

Lorenzo: Pedrosa Layak Menang

Jorge Lorenzo & Dani Perdosa/ Foto: Daylife
Jorge Lorenzo & Dani Perdosa/ Foto: Daylife
ESTORIL – Jorge Lorenzo menerima kekalahannya dari Dani Pedrosa dengan lapang dada. Pembalap Yamaha tersebut juga sedikit heran melihat seterunya tampil semakin cepat jelang akhir balapan.

"Dia layak menang 100 persen karena bisa jauh lebih cepat di akhir balapan, padahal normalnya tidak demikian,” ujar Lorenzo seperti dikutip Autosport, Minggu (1/5/2011).

Mangawali lomba dari grid terdepan, sang juara bertahan tampil begitu mendominasi. Tapi apes, ketika balapan tinggal menyisakan empat lap dia berhasil dilewati oleh Pedrosa yang memang terus membuntuti sejak awal. Rider 25 tahun juga sukses mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.

Diyakini peningkatan performa Pedrosa itu merupakan efek dari operasi pengangkatan pin beberapa waktu lalu. Selama ini dia diketahui selalu mengeluh kesakitan dan kurang nyaman dengan kondisi bahunya, terutama ketika balapan.

Mengenai penampilannya sendiri, Lorenzo mengaku sudah mengupayakan yang terbaik.

“Seperti biasa, saya selalu mengupayakan yang terbaik. Saya berjuang memperlebar gap, tapi Pedrosa selalu membuntuti. Mungkin saya juga terlalu memaksakan,” tuntasnya.

Pedrosa: Saya 'Super Happy'

Dani Pedrosa/ Foto: Daylife
Dani Pedrosa/ Foto: Daylife
ESTORIL – Dani Pedrosa mengaku lebih dari sekedar sangat bahagia kerena berhasil menjuarai seri ketiga MotoGP 2011 di Estoril, Portugal. Pembalap Honda menyatakan bahwa hilangnya masalah pada bahu saja sudah cukup membuatnya senang.

“Oke, otot saya masih sakit, tapi tidak mati rasa dan tidak ada masalah. Saya pikir finis kedua dengan tanpa masalah akan membuat saya sangat bahagia,” ujar Pedrosa.

“Sekarang saya lebih dari bahagia. Balapan ini sungguh liar biasa,” cetusnya lagi seperti dikutip Autosport, Minggu (1/5/2011).

Selama ini pembalap asal Spanyol memang kerap mengeluhkan masalah pada bahunya setelah menjalani operasi usai kecelakaan musim lalu. Namun baru-baru ini tim dokter memutuskan mengangkat pin penyangga dan hasilnya dirasa cukup positif.

Mengenai jalannya balapan, Pedrosa mengakui kalau Lorenzo juga tampil sangat bagus dan hal itulah yang membuat balapan berjalan menarik.

“Saya hanya bisa tersenyum karena bahu saya tidak bermasalah. Lepas dari hal itu Lorenzo tampil kokoh dan itu yang membuat balapan berjalan semakin menarik,” tuntasnya.

Sumber : http://sports.okezone.com/

Rossi: Dovi Permainkan Saya

Foto: Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso berduel di Estoril/Getty Images
Foto: Valentino Rossi dan Andrea Dovizioso berduel di Estoril/Getty Images
ESTORIL - Valentino Rossi kembali harus menuai hasil kurang maksimal di putaran ketiga kompetisi MotoGP musim ini. Tampil di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (1/5/2011) kemarin, The Doctor harus mengakhiri balapan di tempat kelima.

Sebenarnya, Rossi berpeluang mengakhiri balapan di peringkat empat. Namun, sebuah kesalahan kecil dilakukannya di trek lurus terakhir sebelum garis finish. Ducati Desmosedici GP11 geberannya tidak menunjukkan power yang maksimal sehingga Andrea Dovizioso yang sepanjang balapan menguntit Rossi di posisi lima, berhasil mendahuluinya dan mengamankan peringkat empat.

Menyikapi hasil ini, Rossi mengakui tidak terlalu kecewa, karena dia memulai balapan dari posisi sembilan. Namun, dia sedikit kecewa dengan kekuatan motornya yang kurang maksimal dan kalah cepat dari Honda RC212V geberan Dovizioso.

“Terlepas dari Dovizioso, balapan hari ini berjalan cukup baik. Saya bercanda, tapi Dovi jelas membalap dengan sangat baik dan menerapkan strategi dengan sempurna,” puji Rossi kepada kompatriotnya tersebut.

“Saya pikir, dia sedikit mempermainkan saya. Dia tahu, dia bisa dengan mudah melewati saya di trek lurus. Dia bahkan bisa saja mendahului saya tepat di garis finish,” sambungnya dikutip situs resmi MotoGP, Senin (2/5/2011).

“Sepanjang balapan, dia tidak bisa melewati saya karena saya cukup tangguh saat pengereman. Jadi, dia membuat saya bekerja keras selama 28 lap, sebelum melakukan percobaan dan melewati saya,” imbuhnya.

Secara pribadi, Rossi sendiri mengaku perasaannya campur aduk menyikapi performanya di balapan kali ini. Di satu sisi, dia puas dengan performa konsisten yang ditampilkannya sepanjang balapan, namun di sisi lain dia kecewa gagal mengamankan posisi keempat yang merupakan prestasi terbaiknya bersama Ducati sejauh ini.

“Terlepas dari semua itu, tim dan saya sangat senang karena kami menjalani balapan dengan nyaman. Ini merupakan yang terbaik yang bisa kami lakukan sejauh ini. Saya memulai (balapan) dengan baik, saya berhasil naik beberapa posisi, dan tampil cukup konsisten, juga dengan catatan waktu per lapnya,” sahut pemilik sembilan gelar juara dunia ini.

“Satu-satunya kekecewaan saya dalam balapan kali ini adalah, saya gagal mengamankan posisi empat, yang merupakan prestasi terbaik saya berama Ducati. Meski begitu, kabar baik lainnya adalah kondisi fisik saya sudah cukup bagus. Kondisi saya mungkin akan mencapai 100 persen pada balapan di Le Mans dan Catalunya,” tutupnya seraya menegaskan dirinya siap berjuang keras untuk membuktikan bahwa dirinya masih pantas diperhitungkan.

Dengan hasil ini, Rossi masih tercecer di peringkat empat klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Pembalap veteran asal Italia masih terpaut 34 angka dari mantan rekan setimnya di Yamaha, Jorge Lorenzo yang berada di puncak klasemen sementara dengan 65 angka.

Sumber : http://sports.okezone.com/

Jika Anda Menyukai Artikel Blog ini, Masukan Alamat Email Anda Pada Kolom di Bawah, Maka Anda Akan Mendapatkan Kiriman Email Setiap Kali Ada Posting Baru. Terima Kasih Atas Partisifasinya:

Delivered by FeedBurner