Diposting oleh
Unknown
| Kamis, 07 April 2011 at 11.55
0
komentar
FAENZA - Hiroshi Aoyama berhasil finis di peringkat empat dalam balapan di MotoGP Spanyol. Ini adalah hasil terbaik Aoyama selama kariernya.
Diposting oleh
Unknown
| at 11.52
Foto: Ben Spies/Reuters
GERNO DI LESMO - Ben Spies gagal naik podium di MotoGP Spanyol. Pembalap Yamaha mengaku kehilangan kontrol sehingga terjatuh di Sirkuit Jerez, Minggu kemarin.
"Saya cukup nyaman memulai balapan. Saya memulai balapan cukup baik dan terus menempel para pembalap yang ada di depan saya. Begitu saya di posisi empat, saya berada di belakang Nicky Hayden dan berniat melewatinya," jelas Spies.
Spies memulai balapan cukup nyaman. Perlahan, mantan juara Superbike itu berhasil mendekati peringkat kedua setelah beberapa pembalap seperti Casey Stoner dan Valentino Rossi terjatuh. Spies berambisi melewati Dani Pedrosa.
Pembalap asal Amerika itu berhasil melewati Pedrosa untuk beberapa saat. Praktis, Spies mulai sangat yakin bisa naik ke podium di Sirkuit Jerez. Sayang, pada lap 25, Spies kehilangan kendali sehingga motornya terjatuh.
"Saya melihat Pedrosa memiliki masalah lebih besar ketimbang saya, tapi begitu saya berhasil melewatinya, saya tidak sadar sudah berada di posisi kedua," lanjut Spies sebagaimana dilansir MCN, Selasa (5/4/2011).
"Setiap tikungan setelah saya melewati Pedrosa, saya mulai mengurangi kecepatan, kemudian saya mencoba untuk membalap dengan santai. Tiba-tiba, saya sudah berada di aspal," tandas pembalap pengganti Valentino Rossi.
Diposting oleh
Unknown
| at 11.51
Foto: Valentino Rossi mendapat sambutan fans usai finish kelima di Jerez/Getty Images
JEREZ - Kekecewaan memang masih terlihat jelas di wajah Valentino Rossi usai insiden yang melibatkannya dengan Casey Stoner. Meski demikian, Rossi mengaku puas dengan performa Desmosedici GP11 yang menurutnya bisa saja mengantarnya meraih podium pertama.
Rossi memang tampil apik pada balapan kali ini. Dalam cuaca basah, The Doctor mampu memacu Desmolsedici GP11 dengan maksimal. Bahkan, Rossi berhasil mencatatkan waktu terbaik, atau unggul hampir setengah detik dari para pembalap lainnya. Hal ini praktis mendongkrak posisinya, yang start di posisi 12 hingga menembus peringkat tiga.
Sayang, nasib buruk menimpa Rossi usai mengasapi mantan rekan setim dan rivalnya Jorge Lorenzo. Saat tengah memburu posisi dua dari tangan Stoner, Rossi terlihat terlalu bernafsu sehingga gagal melibas tikungan dengan mulus dan terjatuh serta menyeret Stoner yang berada di sisi luar.
Tapi untungnya, peraih sembilan gelar juara ini mampu bangkit dan berhasil finis di tempat kelima. “Saat balapan berlangsung basah (hujan), saya berhasil mencatatkan lap tercepat. Jadi saya memiliki peluang cukup bagus untuk memenangi balapan,” ujar Rossi kepada wartawan usai balapan seperti dikutip Autosport, Senin (4/4/2011).
“Bisa mengakhiri balapan di posisi lima, merupakan hal yang positif bila balapan berlangsung kering (cerah), tapi dalam kondisi hujan, kami mampu tampil lebih kompetitif,” sambungnya mengamini komentar rekan setimnya Nicky Hayden yang menyebut Ducati lebih garang saat balapan basah.
“Kami sedikit beruntung dengan cuaca hari ini. Cuaca hujan memberikan saya kesempatan emas untuk meraih kemenangan pertama bersama Ducati. Tapi sayangnya, saya membuang kesempatan dengan sebuah kesalahan,” sesalnya.
Ditanya soal kondisi bahunya yang masih belum pulih 100 persen, Rossi mengaku sudah tidak terlalu merasakan nyeri, terutama saat cuaca hujan. “Di balapan basah, bahu saya tidak masalah. Saya bisa membalap dengan 100 persen. Beban sedikit berkurang, karena saat balapan basah, saya tidak terlalu mengeluarkan tenaga untuk menahan bobot dan cengkeraman motor. Sudah sejak tahun lalu, saya belum pernah lagi merasakan seperti ini. Ini membuat saya optimistis,” tutupnya
Diposting oleh
Unknown
| at 11.46
Foto: FIM akan meninjau insiden Casey Stoner dan Valentino Rossi di sirkuit Jerez (Reuteres Pictures)
AALAST - Insiden yang melibatkan Casey Stoner dan Valentino Rossi dalam balapan di Jerez masih mendapat perhatian serius dari Stoner. Tidak terkecuali Federasi Motor Internasional FIM.
Betapa tidak, pembalap Repsol Honda masih menyesalkan sikap Marshal yang tidak acuh kepada dirinya, saat berusaha bangun dari motornya. Akibatnya, Stoner terpaksa menyudahi balapan, sementara Rossi berhasil finis di urutan ke lima.
Stoner pun menyebut, kecelakaan ini merupakan pengalaman berharga bagi dirinya saat berhadapan dengan pembalap spesial sekelas Rossi. "Ini sesuatu yang harus dipelajari setiap pembalap saat melawan Rossi ketika harus berurusan dengan hal tersebut. Ini benar-benar tidak adil."
Akibat kecelakaan yang melibatkan dua pembalap beda usia itu, FIM mengumumkan bahwa mereka akan meninjau ulang insiden itu, meskipun mereka kembali menegaskan bahwa hasil balapan tidak dapat diubah.
"Setelah tabrakan antara Rossi dan Stoner pada balapan MotoGP di GP Spanyol pada 3 April lalu, Race Director memutuskan akan mengadakan rapat dengar pendapat dengan panitera balapan dan chief marshal," bunyi pernyataan FIM yang dirilis situs resmi MotoGP, Rabu (6/4/2011).
"Ini dimaksudkan untuk mendengar penjelasan pejabat yang bertanggung jawab (dalam balapan tersebut). Namun, keputusan akhir dari Race Director tidak akan mempengaruhi hasil perlombaan. Lebih jauh, rapat diselenggaralan pada Kamis 28 April mendatang di Estoril, Portugal," sambung pernyataan tersebut.
Sumber : http://sports.okezone.com/
Diposting oleh
Unknown
| at 11.45




